Pj Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana Dukung Penuh Penyelenggaraan Pilkada yang Lebih Baik dan Menyenangkan

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkada 2024 di wilayahnya. Ia berharap agar pesta demokrasi tersebut berjalan lebih baik dan menyenangkan.

“Kami dari pemprov mendukung penuh pelaksanaan pilkada. Beberapa hal sudah kami lakukan. Hibah keuangan kepada KPU Jateng, Bawaslu Jateng, dan TNI, Polri, baik tingkat provinsi dan kabupaten sudah selesai (diserahkan),” kata Nana, seusai Peluncuran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah, di Klenteng Sampookong, Kota Semarang Sabtu (27/4/2024) malam.

Nana menyatakan bahwa pemerintah provinsi telah memberikan dukungan finansial kepada KPU Jateng, Bawaslu Jateng, serta TNI dan Polri baik di tingkat provinsi maupun kabupaten. Dana hibah yang telah disalurkan mencapai angka tertentu.

Pemprov Jateng juga telah memfasilitasi penyiapan data pemilih, termasuk perekaman e-KTP untuk pemilih pemula, untuk memastikan kelancaran proses Pilkada.

“Ini terus kami lakukan dan koordinir sampai tingkat kabupaten/ kota. Batasnya bagi pemilih pemula adalah ketika usia mereka 17 tahun pada saat pemungutan suara tanggal 27 November 2024,” jelas Nana.

Selain itu, dalam hal pengamanan, Pemprov juga siap mengerahkan personel Satpol PP untuk membantu TNI dan Polri dalam pengamanan dan pengawalan tahapan Pilkada Serentak 2024.

Nana juga meminta agar penyelenggara pemilu, TNI, dan Polri mempersiapkan tahapan Pilkada Serentak dengan baik untuk memastikan kelancaran, ketertiban, dan kondusifitasnya.

Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, menyebut bahwa Pemprov Jateng adalah provinsi pertama yang memiliki mekanisme dana cadangan untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, yang kemudian dijadikan contoh oleh daerah lain. Ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran dengan baik oleh KPU Jawa Tengah dan kabupaten/kota.

Hasyim juga menyoroti pentingnya kerja sama antara KPU dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, kepolisian, TNI, serta pihak lain seperti jurnalis, tokoh agama, dan masyarakat untuk mendukung penyelenggaraan pilkada yang baik dan lancar.

“Tentu saja teman-teman KPU, baik provinsi maupun kabupaten/ kota, bekerja berdasarkan aturan yang sudah ditentukan,” jelas Hasyim.

Dalam acara tersebut, KPU Jawa Tengah meluncurkan tagline, maskot, dan jingle pemilu. Tagline Pilkada Serentak Jawa Tengah 2024 adalah “Luwih Becik, Luwih Nyenengke” yang mengandung semangat gotong royong dan kekeluargaan. Maskotnya adalah Semarbot, menggambarkan sifat Semar yang mengayomi semua, dengan harapan gubernur dan wakil gubernur terpilih dapat mengayomi masyarakat Jawa Tengah.

Jingle Pilgub Jateng 2024 berjudul “Tentukan Pilihan” mengandung pesan dan motivasi bahwa Pilgub Jateng adalah pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, dan rahasia, jujur, adil, berkualitas, dan bermartabat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *