Pemprov Jateng Siap Sambut 18,23 Juta Pemudik Lintasi Provinsi Jateng Selama Arus Mudik Lebaran 2024

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) telah bersiap menyambut kedatangan dan perlintasan sebanyak 18,23 juta orang yang diprediksi akan melintasi provinsi tersebut selama arus mudik Lebaran tahun 2024. Jumlah tersebut merupakan proyeksi pergerakan penduduk yang masuk dan melintas di Jateng selama musim arus mudik ini.

“Kami prediksi pergerakan orang masuk dan melintas Jateng 18,23 juta orang. Prediksi pergerakan mudik Lebaran nasional 2024 yakni 193,6 juta orang,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana, dalam paparannya di Rapat Forkopimda Provinsi Jawa Tengah bertema “Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Wilayah Jawa Tengah Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2024/1445 H”, di Grhadhika Bhakti Praja, Senin (1/4/2024).

Penjabat (Pj) Gubernur Jateng, Nana Sudjana, mengungkapkan bahwa proyeksi tersebut merupakan bagian dari pergerakan nasional arus mudik Lebaran 2024 yang diperkirakan mencapai 193,6 juta orang. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dengan tema “Menjaga Stabilitas dan Kondusivitas Wilayah Jawa Tengah Menyambut Hari Raya Idul Fitri 2024/1445 H” di Grhadhika Bhakti Praja, pada Senin (1/4/2024).

Nana juga menjelaskan kesiapan Pemprov Jateng dengan mendirikan posko terpadu angkutan Lebaran tahun 2024 mulai H-7 hingga H+7 Lebaran, atau pada tanggal 3 hingga 18 April 2024. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 6-7 April 2024, sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada tanggal 14-15 April 2024. Selain itu, pos pelayanan Lebaran 2024 juga disiapkan baik di jalan tol maupun di jalur pantura.

Untuk memastikan kelancaran dan ketertiban masyarakat, Pemerintah Provinsi Jateng telah menyiapkan tujuh titik pengamanan yang akan bekerja sama dengan kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Langkah lainnya meliputi patroli mobile, pemeriksaan kesehatan kendaraan dan pengemudi, serta ketersediaan informasi dan telekomunikasi termasuk pemasangan CCTV dan layanan aduan.

Dalam upaya membantu warga Jateng yang merantau di Jabodetabek dan bekerja di sektor informal, Jawa Tengah menyediakan program mudik dan balik rantau gratis mulai tanggal 6 hingga 15 April 2024, dengan kapasitas 7.680 orang untuk mudik dan 6.160 orang untuk balik rantau.

“Ada tujuh titik yang kita siapkan untuk menjaga kelancaran dan ketertiban masyarakat. Dalam pelaksanaannya, nanti akan bekerja sama dengan kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP,” tambahnya.

Adapun bidang infrastruktur, kondisi jalan umumnya dalam keadaan baik. Meskipun terdapat 68 titik rawan kemacetan di Jawa Tengah, termasuk jalan yang sebelumnya terendam banjir di wilayah Demak dan Kudus, saat ini sudah dapat dilalui setelah dilakukan perbaikan.

“Untuk jalur pantura, yang kemarin tergenang air dari Demak ke Kudus, saat ini sudah surut, dan jalan tersebut sudah diperbaiki. Saatnya nanti para pemudik akan mudik, ini sudah bisa dipergunakan,” terangnya.

Pemerintah Provinsi Jateng bersama instansi terkait seperti Bulog, Pertamina, dan PLN, menjamin ketersediaan pangan dan energi termasuk BBM dan listrik selama masa Lebaran dengan siaga 24 jam dalam mengatasi masalah distribusi atau pasokan bahan-bahan pangan.

“Kita akan siaga 24 jam, untuk menjaga terkait masalah distribusi atau pasokan bahan-bahan pangan. Jadi kami menjamin masalah pangan sampai selesainya Idulfitri,” ujarnya.

Terkait cuaca ekstrem, Pemerintah Provinsi Jateng bersama kabupaten/kota telah menyiapkan petugas untuk mengantisipasi banjir dan longsor, serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri.

Disinggung soal balon udara yang biasanya ramai saat Lebaran, Nana menyatakan, ada dua daerah yakni di Pekalongan dan Wonosobo, yang sering melakukan Festival Balon Udara.

“Sebenarnya ini sangat membahayakan, khususnya bagi penerbangan di wilayah kita. Kami sudah menghubungi bupati Wonosobo dan Pekalongan untuk menertibkan, bahkan tidak ada lagi pesta festival balon tersebut. Ini berlaku di seluruh Jateng,” tegasnya.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel kepolisian yang tersebar di 35 kota dan kabupaten serta pos polisi selama masa arus mudik Lebaran 2024.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *