JNE Semarang Bersama Wartawan Ekonomi Salurkan Bantuan untuk Lansia Panti Wredha Rindang Asih II
SEMARANG – Kepedulian terhadap para lanjut usia (lansia) diwujudkan JNE Cabang Utama Semarang bersama Forum Wartawan Ekonomi melalui penyaluran bantuan sosial ke Panti Wredha Rindang Asih II, Bongsari, Kota Semarang, pada 9 Oktober 2026.
Bantuan berupa uang tunai tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan operasional panti yang telah menjadi rumah bagi para lansia selama 45 tahun.
Kunjungan ini bukan sekadar penyerahan bantuan, melainkan juga bentuk perhatian kepada para penghuni panti yang membutuhkan dukungan untuk menjalani masa tua dengan nyaman dan layak.
Kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-36 JNE yang akan diperingati pada 26 November 2026 mendatang.
Kepala Cabang Utama JNE Semarang, Wahyu Sangerti Alam, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Bantuan ini tidak besar nilainya, tapi kami berharap bisa membantu operasional sehari-hari Panti Wredha Rindang Asih II. Ini adalah wujud rasa syukur kami menjelang HUT JNE,” kata Wahyu.
Menurut dia, kegiatan sosial tersebut bukan kali pertama dilakukan JNE. Sebelumnya, perusahaan logistik itu juga telah menyalurkan bantuan ke sejumlah panti di bawah naungan Keuskupan Agung Semarang, termasuk panti bagi penyandang disabilitas ganda.
Kolaborasi dengan Forum Wartawan Ekonomi Semarang dalam kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa sinergi antara dunia usaha dan media dapat diwujudkan melalui aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat.
Ketua Forum Wartawan Ekonomi Semarang, Timotius Aprianto, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi upaya memperluas peran media dan dunia usaha di luar aktivitas profesional masing-masing.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sinergi tidak hanya di atas kertas atau pemberitaan, tapi juga aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat, terutama para lansia yang membutuhkan perhatian lebih,” ujar Timotius.
Bagi pengelola panti, bantuan tersebut memiliki arti penting untuk menjaga keberlangsungan pelayanan bagi para penghuni.
Sekretariat Panti Wredha Rindang Asih II, Nanda Putri Listiyahayu, mengungkapkan bahwa operasional panti selama ini sangat bergantung pada dukungan para donatur.
“Terima kasih untuk JNE dan Forum Wartawan Ekonomi. Operasional kami sehari-hari memang dari kebaikan para donatur. Bantuan ini sangat berarti untuk kakek-nenek di sini,” ungkap Nanda.
Saat ini, Panti Wredha Rindang Asih II dihuni 25 lansia dari total kapasitas 30 orang. Artinya, masih terdapat lima kamar kosong yang dapat dimanfaatkan untuk menampung lansia lain yang membutuhkan tempat tinggal dan pendampingan di masa tua.
Keterbatasan sumber pendanaan menjadi tantangan tersendiri bagi panti dalam menjaga pelayanan sehari-hari.
Dukungan dari berbagai pihak pun dibutuhkan agar para penghuni tetap mendapatkan perhatian dan kebutuhan dasar yang memadai.
Melalui kegiatan ini, JNE Semarang dan Forum Wartawan Ekonomi berharap kepedulian terhadap lansia dapat terus tumbuh. Bantuan yang disalurkan diharapkan tidak hanya meringankan kebutuhan operasional panti, tetapi juga menggerakkan lebih banyak perusahaan dan masyarakat untuk ikut mendukung keberlangsungan panti-panti wredha di Kota Semarang.***




