Beregu Putra-Putri Bridge Semarang Terhenti di Peringkat Kelima, Belum Menyerah Kejar Medali
KENDAL (Pojokjateng.com) – Cabang olahraga (cabor) bridge Kota Semarang belum berhasil memenuhi target pada nomor beregu putra dan putri dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026.
Setelah mengawali pertandingan dengan hasil yang cukup menjanjikan, kedua tim harus mengakhiri persaingan di posisi kelima.
Pada hari pertama pertandingan, tim beregu putra Kota Semarang sempat menempati peringkat ketiga, sedangkan tim beregu putri berada di posisi kelima.
Namun, persaingan yang semakin ketat hingga menjelang babak final membuat kedua tim belum mampu memperbaiki posisi mereka.
Tim beregu putra diperkuat Prof. Dr. Suwito Eko Pramono, M.Pd., Felicianus Runtu, Tatang Kristiadhi, Slamet Sumarsono, Muhamad Setiawan, dan Supriyanto.
Sementara itu, tim beregu putri diperkuat Rizky Handayani, Fitria Dewi, Florensia Emi Seputri, Ritta Mariesca, Chandradevi Ardhanareswari, dan Christina Tri Wulandari.
Meski hasil nomor beregu belum sesuai harapan, atlet bridge Kota Semarang tidak ingin larut dalam kekecewaan.
Mereka masih memiliki kesempatan untuk memperjuangkan medali melalui nomor pasangan dan campuran yang dijadwalkan berlangsung pada hari berikutnya.
Salah satu atlet beregu putri Kota Semarang, Christina Tri Wulandari, mengakui persaingan di Porprov Jateng 2026 berlangsung ketat. Menurutnya, sejumlah lawan memiliki pengalaman bertanding yang kuat, terutama dari Kabupaten Grobogan dan Kendal.
“Lawannya semua sangat kuat, terutama dari Grobogan dan Kendal. Mereka bahkan sudah punya pengalaman di tingkat nasional hingga Asia,” ujar Christina.
Meski menghadapi lawan dengan jam terbang tinggi, Christina menilai pertandingan bridge tetap menyimpan banyak kemungkinan.
Menurutnya, hasil di meja pertandingan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan lawan, tetapi juga ketepatan mengambil keputusan dan berbagai situasi yang muncul selama permainan.
“Menurut saya, ketika sudah berada di atas meja, semuanya bisa berubah. Bisa karena kesalahan pemain sendiri atau karena hal-hal di luar kendali kita,” katanya.
Christina menegaskan, hasil nomor beregu tidak akan memadamkan semangat tim untuk melanjutkan perjuangan.
Ia dan rekan-rekannya tetap bertekad tampil maksimal pada nomor berikutnya.
“Kami semua masih tetap semangat,” tegasnya.
Dengan masih adanya nomor pasangan dan campuran, bridge Kota Semarang berpeluang memperbaiki hasil sekaligus menjaga asa untuk membawa pulang medali dari Porprov Jateng XVII 2026.
Evaluasi dari pertandingan beregu diharapkan menjadi bekal bagi para atlet untuk tampil lebih cermat dan konsisten pada laga selanjutnya.***




