NIMATS UNNES 2026 Guncang Semarang, Ajang Bergengsi Pecinta Bahasa Jepang

SEMARANG (Pojokjateng.com) — Lomba Akademik NIMATS Universitas Negeri Semarang (UNNES) 2026 kembali digelar sebagai wadah pengembangan kemampuan bahasa Jepang bagi pelajar.

Mengusung tema 夕暮に光、睡蓮咲く (Yuugure ni Hikari Suiren Saku) yang berarti “indahnya teratai melepas senja”, kegiatan ini merepresentasikan semangat transisi menuju masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan dan kompetisi.

Rangkaian lomba yang menjadi bagian dari festival budaya Jepang Nihon Matsuri ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Fakultas Bahasa dan Seni UNNES. Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu, 2 Mei 2026, bertempat di kampus Fakultas Bahasa dan Seni UNNES, Semarang.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Musyafa’ Mudzakir Sa’id, menjelaskan bahwa ajang ini tidak sekadar kompetisi, tetapi juga ruang aktualisasi diri bagi pelajar yang menekuni bahasa Jepang.

“Lomba Akademik Bahasa Jepang NIMATS kami harapkan dapat menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengukur dan mengembangkan kemampuan bahasa Jepang mereka. Tahun ini, kami juga memperluas partisipasi dengan melibatkan peserta dari LPK agar pengalaman kompetisi semakin beragam dan bermakna,” ujarnya.

Baca Juga:  Masuki Musim Kemarau 2024, Pemprov Jateng Persiapkan Potensi Kekeringan

Adapun kategori lomba yang dipertandingkan meliputi Lomba Cerdas Cermat Bahasa Jepang (LCC), Kana Taikai (baca tulis huruf kana), serta lomba pidato berbahasa Jepang.

Kompetisi ini diikuti oleh siswa SMA/SMK serta peserta dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Dosen pembina kegiatan, Dwi Puspitosari, S.Pd., M.A., menegaskan bahwa NIMATS telah menjadi agenda tahunan yang dinanti sekaligus memiliki nilai strategis dalam pengembangan pembelajaran bahasa Jepang.

“Lomba Akademik bahasa Jepang NIMATS yang diselenggarakan setiap tahun ini diharapkan menjadi ajang bergengsi bagi para pelajar dalam membuktikan kemampuan dan pengetahuan tentang Jepang. Mulai tahun ini, kami juga mengajak partisipasi aktif dari LPK pemagangan ke Jepang sebagai bagian dari pelajar bahasa Jepang di jalur nonformal,” ungkapnya.

Baca Juga:  Banjir Kota Semarang Mulai Surut, Mbak Ita Dorong Maksimalkan Pompa Portable

Ia menambahkan, keterlibatan peserta dari berbagai latar belakang pendidikan diharapkan mampu menciptakan tantangan positif bagi pelajar, guru, maupun instruktur dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Jepang.

“Semoga langkah ini mendorong peningkatan kompetensi dan pengembangan diri, baik di pendidikan formal maupun nonformal,” imbuhnya.

Dalam kompetisi tahun ini, sejumlah sekolah dan lembaga pelatihan berhasil meraih prestasi. Pada kategori Lomba Cerdas Cermat (LCC), SMAN 1 Yogyakarta keluar sebagai juara pertama, disusul SMAN 5 Semarang di posisi kedua, dan SMKN 1 Pringapus di posisi ketiga.

Sementara itu, pada kategori Kana Taikai, Nathania Filia Renata dari SMA Ciputra Kasih Semarang meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Marchel Ridho Maulana dari SMAN 10 Semarang, dan juara ketiga diraih Daniel Jastin Manuela Tunggal dari SMK Wishuda Karya Kudus.

Baca Juga:  Peringati Hari Raya Idul Adha Pupuk Indonesia Niaga Berbagi untuk Warga Kalibata

Pada kategori pidato bahasa Jepang, Febrian Ristianto dari LPK Global Bahtera College berhasil meraih juara pertama, diikuti Muh Salman dari lembaga yang sama sebagai juara kedua, serta Muhammad Iqbal dari LPK Shiawase Lestari Indonesia sebagai juara ketiga.

Dengan terselenggaranya NIMATS 2026, UNNES kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang aktif mendorong pengembangan kompetensi global, khususnya dalam bidang bahasa dan budaya Jepang.

Ajang ini diharapkan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berprestasi dan membuka peluang di kancah internasional.***

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *