Di Tengah Persaingan Ketat, Tolak Angin Tetap Jadi Pilihan Utama Masyarakat

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Ekspansi pasar dan inovasi produk menjadi fokus utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk dalam menjaga pertumbuhan bisnis herbal nasional.

Di tengah tren gaya hidup sehat berbasis bahan alami yang terus meningkat, perusahaan optimistis produk herbal Indonesia masih memiliki peluang besar berkembang, baik di pasar domestik maupun internasional.

Saat ini, produk unggulan Tolak Angin masih mendominasi pasar herbal nasional dengan penguasaan sekitar 72 persen market share.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat posisi Sido Muncul sebagai salah satu perusahaan herbal terbesar di Indonesia.

Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk DR (HC) Irwan Hidayat mengatakan, keberhasilan perusahaan bertahan di tengah ketatnya persaingan tidak lepas dari pengalaman panjang dalam memahami perilaku pasar dan kebutuhan konsumen.

Baca Juga:  PLN Apresiasi Implementasi Layanan Elektronik ATR/BPN Jawa Tengah: Proses Cepat dan Semakin Aman

“Saya tahu market itu seperti apa dan saya tahu apa yang saya lakukan,” ujar Irwan, di Semarang, Jumat (8/5).

Menurutnya, kekuatan utama Sido Muncul terletak pada kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk yang dijaga secara konsisten melalui riset dan uji klinis.

Hal tersebut membuat produk herbal perusahaan tetap memiliki permintaan tinggi di pasaran.

Irwan menilai kondisi pasar herbal sebenarnya sangat dipengaruhi stabilitas ekonomi dan sentimen publik.

Selama kondisi ekonomi berjalan baik dan tidak muncul isu negatif, permintaan masyarakat terhadap produk herbal akan tetap stabil.

“Kalau tidak ada berita negatif dan ekonomi tetap berjalan baik, demand biasanya tetap kuat,” katanya.

Baca Juga:  KAI Daop 1 Jakarta Rayakan Harpelnas dengan "Sapa Pelanggan" di Tiga Perjalanan Kereta Api

Selain memperkuat pasar nasional, Sido Muncul kini agresif memperluas ekspor ke sejumlah negara seperti China dan India.

Langkah ini dilakukan untuk menangkap peluang pasar produk kesehatan berbasis herbal yang dinilai terus berkembang di tingkat global.

“Perusahaan menilai peluang produk herbal Indonesia di pasar internasional masih sangat besar, terutama untuk produk kesehatan berbasis bahan alami,” kata Irwan.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan, perusahaan juga menyiapkan inovasi produk baru yang dijadwalkan meluncur pada Agustus mendatang.

Meski belum mengungkap detailnya, Irwan memastikan produk tersebut telah dipersiapkan dengan matang.

“Kalau saya membuat sesuatu, saya harus yakin produk itu pasti laku,” katanya.

Baca Juga:  PLN Mendapat Apresiasi atas Respons Cepat Pulihkan Kelistrikan di Layanan Publik Bali

Kinerja positif Sido Muncul turut dirasakan para distributor dan pedagang grosir di berbagai daerah. Permintaan produk Tolak Angin disebut masih stabil bahkan terus meningkat, termasuk di pusat perdagangan besar seperti Pasar Beringharjo Yogyakarta.

“Penjualannya masih bagus dan permintaannya terus meningkat,” ujar Bintoro, pedagang grosir di Pasar Beringharjo.

Dengan dominasi pasar yang tetap kuat, ekspansi ekspor yang terus berjalan, serta inovasi produk baru yang segera diluncurkan, Sido Muncul optimistis mampu mempertahankan tren pertumbuhan bisnis sekaligus memperkuat posisi jamu Indonesia di pasar internasional.***

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *