Usai Lebaran, Dandim 0733/KS Evaluasi Kinerja Babinsa dan Dorong Teladan di Tengah Masyarakat

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Komandan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Kav Indarto, memberikan apresiasi tinggi kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang telah aktif membantu pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1446 H.

Pengamanan tersebut dilakukan secara sinergis bersama jajaran Polri dan Pemerintah Kota Semarang selama masa libur panjang.

“Saya sampaikan terima kasih kepada para prajurit TNI AD, khususnya Babinsa Kodim 0733/Kota Semarang, yang telah bekerja tanpa kenal waktu demi kelancaran dan keamanan masyarakat selama arus mudik dan balik,” ujar Kolonel Indarto dalam apel pasca Lebaran di Makodim, Senin (7/4/2025).

Baca Juga:  Indonesia Siap Genjot Produksi Daging untuk Makanan Bergizi Gratis

Menurutnya, kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya memperlancar lalu lintas, namun juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.

Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara prajurit TNI dan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk selalu bersikap humanis dan menjauhi tindakan arogan.

“Rakyat adalah ibu kandung kita. Jangan sampai kita meresahkan apalagi merugikan mereka. TNI harus hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat, bukan justru menjadi sumber masalah,” tegasnya.

Baca Juga:  Kandang Banteng Terusik: Respons PDIP atas Pencopotan Baliho Ganjar-Mahfud di Bali Saat Jokowi Kunker

Kolonel Indarto juga menyoroti maraknya pemberitaan negatif di media sosial yang sering kali dipicu oleh kesalahpahaman atau tindakan sepele. Oleh karena itu, ia mengimbau para prajurit untuk lebih mawas diri dan menjaga perilaku di ruang publik.

Dalam arahannya, Dandim kembali mengingatkan pentingnya menginternalisasi 8 Wajib TNI, sebagai pedoman sikap dan tindakan setiap prajurit, yakni:

– Bersikap ramah tamah terhadap rakyat

– Bersikap sopan santun terhadap rakyat

Baca Juga:  Operasional Perjalanan KA di Daop 4 Semarang Sudah Normal Kembali

– Menjunjung tinggi kehormatan wanita

– Menjaga kehormatan diri di muka umum

– Menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya

– Tidak sekali-kali merugikan rakyat

– Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat

– Menjadi contoh dan pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya

“Laksanakan delapan poin ini bukan hanya sebagai kewajiban, tapi sebagai jati diri prajurit TNI di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *