Ulama Al-Azhar Mesir Kunjungi Ponpes Askhabul Kahfi Semarang, Ungkap Lima Kunci Santri Berprestasi
SEMARANG (Pojokjateng.com) – Ulama Al-Azhar Asy-Syarif Kairo, Mesir, Syaikh Dr. As-Sa’id Muhammad Ali Al-Azhari, membagikan kiat sukses menuntut ilmu kepada para santri Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, Semarang, dalam kunjungan silaturahmi dan penguatan keilmuan, Rabu (14/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Syaikh menyampaikan tausiyah melalui Muhadloroh ‘Ammah atau ceramah umum yang diikuti para santri dengan antusias. Rangkaian acara juga diisi dengan kuliah umum, pengajian bersama, serta pemberian ijazah Sholawat Burdah.
Suasana berlangsung khidmat dengan iringan penampilan hadroh El Kahfi dan pembacaan Mahalul Qiyam.
Dalam tausiyahnya, Syaikh memaparkan lima karakter yang perlu dimiliki santri untuk meraih prestasi dalam menuntut ilmu. Kelima hal tersebut meliputi kecerdasan (adz-dzaka’), kemauan kuat (al-hirsh), penguasaan ilmu dasar dan cabang-cabangnya, kemampuan memanfaatkan kesempatan, serta kebiasaan bertanya dan berdiskusi.
Menurutnya, keberhasilan belajar tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan mendengarkan pelajaran. Santri perlu mengembangkan kemampuan berpikir, bersungguh-sungguh dalam belajar, menggunakan waktu secara efektif, serta aktif menggali pemahaman melalui pertanyaan dan diskusi.
Selain lima karakter tersebut, ia menjelaskan enam kunci keberhasilan dalam menuntut ilmu, yakni kecerdasan, kemauan yang kuat, kesungguhan atau ijtihad, bekal yang memadai, berbakti kepada guru, serta waktu yang cukup untuk belajar.
Syaikh juga mengingatkan pentingnya menjaga adab terhadap guru dan menaati aturan lembaga pendidikan. Menurutnya, sikap tersebut menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter sekaligus mendukung keberhasilan santri dalam menimba ilmu.
Dalam sambutannya, Gus Dr. Muhamad Rikza Saputro, M.Pd., M.M., M.H., menyampaikan rasa syukur atas kehadiran ulama dari Al-Azhar Kairo tersebut. Sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada sang guru, Gus Rikza turut membacakan qasidah khusus yang dipersembahkan kepada Syaikh.
Rasa syukur atas kunjungan itu juga disampaikan perwakilan pengurus, Ust. Sindy Reyouna Silvi, S.Ag. Ia berharap para santri dapat mengambil pelajaran dari ilmu, pengalaman, serta nasihat yang diberikan untuk meningkatkan kualitas diri dan prestasi mereka.
Sementara itu, Syaikh mengaku terkesan dengan lingkungan Pondok Pesantren Askhabul Kahfi, termasuk para masyayikh, ustaz, guru, dan semangat para santrinya.
Usai kegiatan, Syaikh berkeliling mengunjungi empat kampus Askhabul Kahfi untuk menyapa para santri secara langsung. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Ust. Murtadlo, Lc., dan Ust. Nur Ihsan, Lc.
Kunjungan ulama Al-Azhar ini diharapkan dapat memperluas wawasan keilmuan para santri sekaligus memperkuat motivasi mereka untuk tekun belajar, menjaga adab kepada guru, dan mengembangkan diri menjadi generasi berilmu yang memberikan manfaat bagi masyarakat.




