Wayan Mirna Salihin

Wayan Mirna Salihin, 27 tahun, merupakan keturunan seorang pengusaha dengan ayah bernama Edi Darmawan Salihin yang memiliki perusahaan di Petojo, Jakarta Pusat, terutama dalam pengiriman dokumen penting dan garmen di Cengkareng, Jakarta Barat. Wayan Mirna Salihin juga terlibat dalam salah satu perusahaan ayahnya. Ia bersekolah di Jubilee School di Sunter, Jakarta Utara, sebelum melanjutkan studi di Billy Blue College of Design dan Swinburne University of Technology di Australia. Setelah lulus, Mirna bekerja di dua perusahaan desain, yaitu Misca Design dan Monette Gifts & Favors.
Pada November 2015, Mirna menikah dengan Arief Soemarko di Bali setelah menjalani hubungan selama 10 tahun, yang dimulai saat mereka berdua tinggal di Australia, dengan Mirna di Sydney dan Arief di Melbourne. Mirna juga punya saudara kembar, yaitu Sendy Salihin.
Kemudian, pada 6 Januari 2016, Wayan Mirna Salhin meninggal setelah meminum es kopi Vietnam di Olivier Cafe, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Autopsi menunjukkan adanya pendarahan lambung akibat asam sianida yang ditemukan dalam kopi tersebut. Jessica Kumala Wongso ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini berdasarkan hasil penyelidikan polisi.

