PSPPI Fakultas Teknik UNDIP Kukuhkan 105 Insinyur dari Program Rekognisi Pembelajaran Lampau

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik UNDIP kembali mengukuhkan 94 insinyur jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan 11 insinyur baru jalur Reguler dalam acara Pengambilan Sumpah Insinyur ke-14 yang digelar di Engineering Hall, Gedung Prof. Ir. Eko Budihardjo, M.Sc. lantai 5, pada Rabu, 4 Februari 2026.

Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) sendiri merupakan program penyetaraan atau pengakuan capaian pembelajaran atas capaian setelah lulus sarjana.
Program RPL ini merupakan pengakuan atas Capaian Pembelajaran seseorang yang diperoleh dari pendidikan formal atau nonformal atau informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal. Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI). Fakults Teknik Universitas Diponegoro merupakan salah satu prodi di UNDIP yang menerima mahasiswa melalui jalur RPL

Baca Juga:  Ada Pekerjaan Beautifikasi di Area Hall Utama, Boarding Gate Stasiun Semarang Tawang Dipindahkan ke Sisi Barat untuk Sementara

Pada kesempatan ini, Ketua PSPPI Fakultas Teknik Undip, Prof. Dr. Ir. Widayat, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. mengungkapkan, saat ini PSPPI telah meluluskan 1276 insinyur sejak berdiri pada tujuh tahun yang lalu. Capaian ini menjadi bukti dedikasi Fakultas Teknik Undip dalam membangun negeri dengan mencetak insinyur yang berkualitas.

“Jumlah insinyur pada periode ini bertambah 105, sehingga lulusan PSPPI total itu 1276. Alhamdulillah sudah ke sekian kita meneruskan program Reguler. Reguler di periode in masih berjumlah 11 orang, dan hampir didominasi oleh program Rekognisi Pembelajaran Lampau,” ungkapnya.

Prof. Widayat berharap, kelulusan ini menjadi titik mula bagi para insinyur baru lulusan Fakultas Teknik UNDIP untuk terus berkarya dan membangun Indonesia secara lebih etis dan profesional.

Baca Juga:  JAM-Pidum Kejagung Setujui 13 Permohonan Penyelesaian Perkara melalui Mekanisme Keadilan Restoratif

“Kami sebagai penyelenggara tentunya hanya bisa berharap dengan pemenuhan gelar insinyur ini bukan terus berhenti, namun harusnya menjadi awal, karena sudah terpenuhi secara legalitas, secara etika, kita telah mengikuti Undang-Undang tentang Keinsinyuran,” ujarnya.

Dekan Fakultas Teknik Undip, Prof. Dr. Ir. Jamari, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menekankan pentingnya tanggung jawab bagi para lulusan untuk tetap menjaga nama baik Universitas Diponegoro dan gelar insinyur yang diperolehnya.

“Gelar insinyur ini bukan hanya gelar, tetapi tanggung jawab yang luar biasa ada di sana. Apalagi nanti setelah diambil sumpahnya. Oleh karenanya mohon sifat tersebut harus kita implementasikan di lapangan,” pesannya.

Baca Juga:  Lantik Wakil Rektor dan Pejabat Baru, Prof Suharnomo Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Acara pengambilan sumpah ini diikuti oleh Ketua PII Wilayah Jawa Tengah, Dr. T. Ir. Herry Ludiro Wahyono, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., beserta pimpinan PII Wilayah Jawa Tengah dan Kantor Cabang Semarang. Selain itu, turut hadir juga perwakilan dari berbagai industri yang bekerja sama dengan Fakultas Teknik Undip.

Rangkaian acara meliputi pembacaan sumpah insinyur yang dipimpin oleh Ketua PII Wilayah Jawa Tengah, pemberian ucapan selamat dari para pimpinan, serta ditutup dengan pidato perwakilan insinyur baru, Ir. Thomasonan Lutfie Prananto, S.T., M.T.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *