Mbak Ita Pantau Petugas Sortir Lipat Surat Suara di Gudang KPU Semarang

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, memberi sapaan hangat dan semangat kepada petugas sortir lipat yang sedang bekerja keras menyortir dan melipat surat suara. Beliau turut hadir secara langsung di Gudang Logistik KPU Kota Semarang pada Rabu (3/1/2024).

Salah seorang pekerja sortir lipat surat suara Pemilu 2024, Yani, mengenali Mbak Ita dari Bugangan dekat Stadion Citarum, yang merupakan adik kelasnya waktu SD. Dalam pertemuan itu, Mbak Ita memberikan semangat kepada Yani yang bersemangat dalam tugas penyortiran dan pelipatan surat suara. Mbak Ita, dengan sapaan akrabnya, tampak bernostalgia saat berbincang dengan Yani.

“Loh iya to. Ternyata adek kelas saya. Yang semangat ya menyortir dan melipatnya. Sehat selalu,” tutur Mbak Ita memberi semangat.

Mbak Ita mengungkapkan bahwa para petugas sortir lipat berasal dari berbagai wilayah di Kota Semarang, tetapi semangat mereka tetap tinggi dalam menjalankan tugasnya. Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme mereka dalam melaksanakan tugas penting ini.

“Luar biasa, mereka sangat antusias melipat. Semoga bantuan masyarakat Kota Semarang bisa membuat Pileg, Pilpres lancar,” ujar Mbak Ita.

Meskipun pekerjaan mereka dilakukan di belakang layar, Mbak Ita menekankan bahwa peran petugas sortir lipat ini sangat penting dalam tahapan pesta demokrasi. Ia berharap dukungan dari masyarakat Kota Semarang dapat membantu kelancaran Pemilu, baik Pileg maupun Pilpres.

Mbak Ita menjelaskan bahwa proses penyortiran dan pelipatan surat suara dimulai dengan surat suara DPRD Provinsi, diikuti oleh surat suara DPR RI. Minggu depan, akan dilakukan pelipatan dan penyortiran surat suara DPRD kota, sementara pelipatan surat suara presiden dijadwalkan pada 10-18 Januari.

“Mereka sudah mendapat simulasi tata caranya (sortir dan lipat-red),” ucapnya.

Dalam harapannya, Mbak Ita berharap agar proses sortir lipat berjalan lancar hingga distribusi tingkat kecamatan, dengan target paling lambat pada 13 Februari seluruh logistik sudah terdistribusi ke seluruh Kota Semarang.

“Ada indeksnya untuk masing-masing surat suara. Hari ini sortir lipat untuk surat suara DPRD Provinsi. Untuk honor per surat suara DPR/DPRD Rp 400 per lembar,” jelas Nanda.

Ketua KPU Kota Semarang, Henry Casandra Gultom, menambahkan bahwa pihaknya telah mengerahkan 105 tim, masing-masing terdiri dari lima orang, untuk melakukan sortir lipat surat suara Pemilu 2024. Proses ini fokus pada memastikan keadaan surat suara dalam kondisi baik, dengan tim harus menyelesaikan 3.000 surat suara per hari. Pihaknya memprediksi bahwa proses sortir lipat akan selesai dalam 15 hari ke depan.

“Kami fokus memastikan surat suara dalam keadaan baik. Mereka harus membuka, melihat apakah gambar ada yang buram, warna salah, ada yang bolong, dan sebagainya. Setelah melakukan sortir, kemudian melipat surat suara,” jelas Nanda, sapaannya, Rabu (3/1/2023).

Dalam hal honor, KPU memberikan penghargaan kepada setiap tim berdasarkan jumlah surat suara yang berhasil dilipat. Besaran honor untuk setiap jenis surat suara berbeda, dengan indeks tertentu. Proses sortir lipat berlangsung hingga pukul 16.00, dan kepolisian, Bawaslu, serta tim pengawas KPU turut mengawasi proses tersebut dengan ketat.

“Surat suara diantar. Mereka tinggal melipat. Nanti, sebelum kembali dicek sama tim pengawas dalam ikatan. Surat suara DPR 10 per ikat. Presiden dan DPD 25,” jelasnya.
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *