657 Wisudawan UNIKA SCU Periode III 2025 Siap Hadapi Dunia Kerja

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Soegijapranata Catholic University (SCU) atau UNIKA resmi meluluskan 657 wisudawan pada Wisuda Periode III Tahun 2025 yang digelar selama dua hari, Jumat–Sabtu (12–13/9/2025).

Mengusung tema “Sukacita dan Setia dalam Profesi”, wisuda ini tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum merayakan nilai-nilai unggulan yang ditanamkan kampus.

Rektor SCU, Ir Robertus Setiawan Aji Nugroho, menegaskan bahwa setiap lulusan SCU dibekali kemampuan utuh.
“Harapannya mereka jadi pribadi kreatif, visioner, peduli, dan tangguh. Itulah yang membedakan lulusan SCU dengan kampus lain,” ujarnya.

Baca Juga:  KAI Daop 4 Semarang Angkut 671 Ribu Penumpang di Juni 2025, Bukti Transportasi Kereta Makin Diminati

SCU memiliki metode khas bernama Soegijapranata Learning Model (SLM). Model ini menekankan keterlibatan dosen secara intensif, perpaduan teori dan praktik, serta keterhubungan dengan kebutuhan industri.

Lewat pendekatan tersebut, banyak mahasiswa SCU sudah merintis karier bahkan sebelum prosesi wisuda.
Beberapa lulusan berprestasi yang mencuri perhatian antara lain:
• Kelly Yumico Pie (Desain Komunikasi Visual, IPK 3,92) yang kini bekerja sebagai ilustrator di perusahaan retail kreatif Malaysia.
• Danang Setiawan (Psikologi, IPK 3,57), pendiri Rumah Enzym sekaligus pengelola usaha berbasis lingkungan Alam Lejar Bhumi Immaculata.
• Kenji Sidharta Dian Widjaja (Manajemen, IPK 3,43) yang direkrut sebagai Account Manager di PT SPIL sejak Agustus 2025 melalui program magang.

Baca Juga:  Staycation Lebih Santai, Up^Peak Hotel Semarang Hadirkan Paket Menginap Plus Massage

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni SCU, Prof Dr Bertha Bekti Retnawati, menambahkan bahwa banyak lulusan telah berkiprah sesuai bidang yang mereka tekuni.

“Kami dorong mereka bekerja sesuai passion, tetap setia pada profesinya, dan terus berprestasi,” ungkapnya.

Wisuda kali ini menjadi bukti nyata bahwa SCU tidak hanya mencetak sarjana, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja sekaligus memberi dampak positif bagi masyarakat.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *