164 Kelompok Pertanian di Kabupaten Blora Terima Bantuan Alsintan dari Kementan RI

BLORA (Pojokjateng.com) – Sebanyak 164 kelompok pertanian di Kabupaten Blora telah menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa pompa air dari Kementerian Pertanian RI.

Bupati Blora, Arief Rohman, mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan dan berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Blora. Mengingat hanya sekitar lima kecamatan di Blora yang memiliki sumber air yang cukup, sedangkan wilayah lainnya masih memerlukan upaya lebih untuk mendapatkan pasokan air.

“Pompa ini tentunya bisa kita manfaatkan, karena kalau kita bertani, yang dibutuhkan adalah air. Semoga dengan pompa ini bisa kita manfaatkan menyedot air, untuk mengairi lahan pertanian kita,” tutur bupati.

Baca Juga:  Kabupaten dan Kota di Jateng Diganjar Penghargaan atas Usaha Kendalikan Inflasi

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Supriyanto, juga menyatakan harapannya bahwa bantuan pompa tersebut dapat meningkatkan produksi pertanian. Oleh karena itu, dia meminta kepada para penerima bantuan untuk merawat dan memanfaatkan pompa air tersebut dengan baik.

“Jawa Tengah mendapatkan alokasi 4 ribu unit pompa yang pengirimannya dalam proses. Semoga bisa dimanfaatkan untuk peningkatan produksi pangan di Jawa Tengah,” jelasnya.

Baca Juga:  Bupati Blora Beri Nama Rumah Sakit Randublatung dengan Nama RSUD Samin Surosentiko Sebagai Penghormatan untuk Pejuang Kemerdekaan

Dandim 0721/Blora, Letkol Czi Yuli Hartarto, menyatakan kesiapannya untuk mengawal program dari Kementan dengan membantu petani di Kabupaten Blora.

“TNI, khususnya Kodim pada intinya membantu petani dalam hal pendampingan dan pengawalan, mulai dari awal sampai akhir,” jelasnya.

Para anggota Kelompok Tani Krido Mulyo di Desa Patalan Kunarto menyambut baik adanya bantuan pompa air tersebut. Mereka mengungkapkan bahwa bantuan ini akan sangat membantu para petani.

“Alhamdulillah, pemerintah memperhatikan para petani Blora. Dulu kendalanya pompa terbatas, jadi petani kalau mau mengairi harus antre nunggu. Kalau ada bantuan pompa ini, para petani yang mau mengairi lahannya bisa semakin terbantu,” ungkapnya.

Baca Juga:  Peringati Hari Pramuka Ke-64, Ferry Wawan Cahyono Ingatkan Pentingnya Integritas dan Loyalitas

Bantuan pompa air tersebut terdiri dari 96 unit pompa air berukuran 3 inci dan 68 unit pompa air berukuran 4 inci. Ini merupakan tahap pertama dari usulan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL) yang pernah diajukan ke Kementerian Pertanian.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *