Menteri PU dan BGN Tancap Gas Bangun Dapur MBG di Wilayah 3T

JAKARTA (Pojokjateng.com) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana intens berkoordinasi untuk mempercepat pembangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan fokus utama di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar).

“Pembangunan dapur MBG ini tanggung jawab bersama. Kementerian PU siap hadir dari sisi infrastruktur agar program ini bisa berjalan cepat dan merata di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Menteri PU, Jumat (18/7/2025).

Ia menegaskan komitmen Kementerian PU untuk mendukung penuh konstruksi, panduan teknis, dan standarisasi bangunan dalam pembangunan fasilitas yang kini disebut Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut.

Baca Juga:  Durasi dan Frekuensi Gangguan Listrik Menurun, PLN Catat Kinerja Operasional Positif sepanjang 2024

Pertemuan antara Menteri PU dan Kepala BGN ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani Maret lalu. Keduanya menjajaki bentuk dukungan baru dari Kementerian PU terhadap program prioritas nasional ini, yang merupakan salah satu agenda utama Presiden Prabowo Subianto dalam Astacita.

Kementerian PU sendiri memegang peran krusial dalam menyokong program ini melalui penyediaan infrastruktur dasar, termasuk dapur SPPG yang akan tersebar di berbagai wilayah.

Baca Juga:  Dukung Transisi Energi, PLN Sukses Lakukan Energize Main Transfomer PLTA Jatigede

Kepala BGN menambahkan bahwa infrastruktur yang kokoh adalah kunci keberhasilan distribusi makanan bergizi kepada para pelajar.

“Rencananya, pengelolaan dapur MBG akan dilakukan dengan skema swakelola. Saat ini kami akan pertajam lokasi-lokasi di wilayah 3T,” jelas Kepala BGN.

Dukungan Kementerian PU terhadap pembangunan dapur MBG juga sejalan dengan visi PU 608. Visi ini bertujuan menurunkan Rasio Output Modal Inkremental (ICOR) di bawah 6, menekan kemiskinan hingga 0 persen, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen.

Baca Juga:  Kajati Bali Dr. Ketut Sumedana Minta Korporasi Diminta Berperan Aktif dalam Pencegahan Korupsi

Pembangunan dapur MBG diharapkan dapat membuka lapangan kerja di tingkat lokal, memperkuat rantai pasok bahan pangan, serta memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

Kementerian PU dan BGN berencana membentuk tim koordinasi teknis untuk menyusun langkah konkret implementasi. Mereka menargetkan pembangunan 2.200 dapur SPPG yang siap digunakan pada 2025.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *