ODM UNDIP 2026, Rektor UNDIP Soroti Kreativitas Mahasiswa dari Olahraga hingga Seni
SEMARANG (Pojokjateng.com) – Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar Orientasi Disiplin Mahasiswa (ODM) 2026 di Stadion UNDIP, Tembalang, Semarang, Sabtu (15/8/2026).
Mengusung tema “Design Your Path, Define Your Future”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mulai menentukan arah dan tujuan masa depan, termasuk mempersiapkan karier sejak awal perkuliahan.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, SE, M.Si mengatakan, tema yang diangkat dalam ODM 2026 relevan dengan kebutuhan mahasiswa untuk memiliki perencanaan karier sejak semester pertama.
“Sejak awal mahasiswa diajak mendefinisikan, ‘Saya mau ke mana?’ Kemudian menentukan arah dan cara untuk mencapai tujuan tersebut,” kata Suharnomo.
Menurutnya, mahasiswa memiliki dua pilihan besar setelah menyelesaikan pendidikan, yakni menjadi qualified job seeker atau membangun usaha sendiri.
Bagi mahasiswa yang memilih jalur profesional, Suharnomo menyebut sejumlah kemampuan perlu dipersiapkan, mulai dari bahasa Inggris, komunikasi, kemampuan sosial hingga kompetensi sesuai bidang yang ditekuni.
“Kalau ingin menjadi profesional, berarti harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, komunikasi yang bagus, kemampuan sosial yang baik, dan tentu kompetensi yang mendukung,” ujarnya.
Selain persoalan karier, Suharnomo juga mengingatkan mahasiswa agar bijak menggunakan media sosial. Ia meminta mahasiswa tidak sembarangan mengunggah maupun menyebarkan informasi di ruang digital.
“Jangan sembrono. Kadang-kadang kita tidak selektif sehingga justru ikut menjadi penyebar global stupidity atau kebodohan yang tersebar secara luas di ruang digital,” katanya.
Ia mengingatkan mahasiswa bahwa unggahan di media sosial dapat menjadi bumerang dan memengaruhi reputasi pribadi.
“Karena jarimu adalah harimaumu. Jangan sampai kita melakukan tindakan yang tidak baik secara etika,” tegasnya.
Suharnomo berharap mahasiswa menggunakan media sosial untuk menyebarkan hal-hal positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kalau tidak ada sesuatu yang baik untuk disampaikan, lebih baik diam. Daripada memenuhi ruang publik dengan sesuatu yang tidak bermanfaat, lebih baik berkarya dan memberikan sesuatu yang positif kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suharnomo juga mengapresiasi kreativitas mahasiswa dalam pelaksanaan ODM 2026. Menurutnya, kreativitas mahasiswa UNDIP tidak hanya terlihat dari kemampuan akademik, tetapi juga melalui olahraga dan seni.
“Kreativitas mereka tidak hanya terlihat dari sisi pemikiran, tetapi juga dari olahraga dan seni. Jadi, otak kanan dan otak kirinya sama-sama berjalan,” ujarnya.***




