Ngabalin Ungkap Alasan Kenapa Jokowi Belum Kunjungi Megawati di Momen Lebaran

JAKARTA (Pojokjateng.com) – Ali Mochtar Ngabalin, seorang Tenaga Ahli Utama KSP, menjelaskan mengapa Presiden Jokowi belum mengunjungi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, untuk bersilaturahmi pada Lebaran tahun ini. Ngabalin menyatakan bahwa tahun ini, baik Jokowi maupun Megawati memiliki jadwal yang padat sehingga waktu keduanya belum bersinggungan.

“Kenapa tahun ini Presiden tidak melakukan kunjungan silaturahmi atau halalbihalal dengan Bu Mega? Jawaban saya satu. Ini soal waktu. Karena, saya dari Istana kemarin mendapatkan kabar bahwa anak, cucu, bahkan menantu Pak Jokowi itu mungkin karena kesibukan masing-masing mereka tidak berkunjung ke Jakarta,” kata Ngabalin kepada wartawan, Jumat (12/4).

Ngabalin menjelaskan bahwa Jokowi dan Ibu Negara, Iriana Jokowi, telah mengunjungi anak dan cucu mereka di Medan karena Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu tidak berada di Jakarta. Meskipun demikian, Ngabalin menegaskan bahwa kunjungan tersebut tidak ada hubungannya dengan rencana Bobby untuk maju dalam Pilgub Sumut, melainkan sebagai ungkapan rindu seorang kakek terhadap cucunya.

“Jadi ketika saya di tanya, apakah (ada) hubungannya dengan pencalonan Mas Bobby jadi cagub Sumut ? Saya bilang jangan dulu dikait kaitkan ke sana, karena ini baru hari kedua bulan suci Ramadan. Kita baru ada di bulan Syawal. Jadi mari kita lihat situasi ini dengan sejuk, dengan tenang,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Jokowi dan Megawati adalah tokoh-tokoh negara yang akan selalu mengutamakan kepentingan negara di atas segalanya. Menurutnya, para pemimpin tersebut adalah orang-orang tulus dan bersih, dan dalam situasi saat ini, masyarakat sebaiknya melihatnya dengan sikap yang teduh dan tenang karena mereka berusaha memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

“Dan yang kedua bahwa para pemimpin-pemimpin kita, Bapak Presiden maupun Ibu Mega maupun yang lain-lain adalah orang orang tulus, orang orang bersih, jadi dalam situasi hari ini kita lebih melihat dalam perspektif lebih teduh, lebih tenang karena mereka memberikan yang terbaik demi kepentingan bangsa dan negara,” tandas Ngabalin.
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *