Lantik Penjabat Bupati Banjarnegara, Nana Sudjana: Jangan Hanya Ikuti Arah Angin Tanpa Inovasi

SEMARANG (Pojokjateng.com) – Pergantian kepemimpinan di Kabupaten Banjarnegara telah terjadi. Setelah Tri Harso Widirahmanto menjabat sebagai bupati sementara untuk periode 2022-2024, posisinya kini digantikan oleh Muhammad Masrofi.
Proses pergantian ini dipimpin oleh Penjabat (PJ) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, di Gedung Ghradika Bakti Praja, pada hari Selasa, (28/5).
“Misalnya masalah (penurunan) kemiskinan target berapa, sehingga ada gregetnya. Jangan hanya ikuti arah angin tanpa adanya inovasi,” tegas Nana, saat memberi sambutan, pascapelantikan Muhammad Masrofi sebagai Pj Bupati Banjarnegara.
Dalam kesempatan tersebut, Nana mengingatkan Penjabat Bupati Banjarnegara yang baru agar berkomitmen dan menetapkan target untuk meningkatkan inovasi dalam pelayanan. Menurutnya, tugas yang diemban adalah amanah untuk meningkatkan kesejahteraan warga.
Nana menekankan pentingnya memiliki target konkret, contohnya terkait penurunan angka kemiskinan, sehingga ada motivasi yang kuat. Ia juga menegaskan pentingnya inovasi dalam melaksanakan tugas, daripada sekadar mengikuti arus tanpa ada upaya perubahan.
Dalam data yang disampaikan, Nana menyebutkan bahwa jumlah penduduk miskin di Banjarnegara mencapai 14,90 persen dari total penduduk. Namun, angka kemiskinan ekstrem pada tahun 2023 telah turun menjadi 1,50 persen.
Untuk mengatasi hal ini, Nana mengajak pimpinan daerah untuk meningkatkan perekonomian warga melalui berbagai intervensi, seperti menjaga ketersediaan bahan pangan strategis, mendorong gerakan pangan murah, dan melakukan diversifikasi pangan.
Selain itu, Nana juga mendorong optimalisasi sekolah vokasi agar peserta didik memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha
Selain pelantikan Penjabat Bupati, Nana juga menyaksikan pelantikan Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Banjarnegara, Rusmawati Masrofi, oleh Penjabat Ketua TP PKK Jawa Tengah, Shinta Nana Sudjana. Rusmawati menggantikan Lusia Utaraningsih Tri Harso yang sebelumnya menjabat selama dua tahun.
Nana memberikan pesan kepada Penjabat Ketua TP PKK Banjarnegara yang baru untuk terus berupaya menurunkan angka stunting. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka stunting di Banjarnegara mencapai 19,19 persen.
“Terima kasih untuk stunting ada di bawah angka provinsi. Untuk pencegahan stunting lakukan optimalisasi fungsi Posyandu, Tim Pendamping Keluarga, dan Tim Penurunan Stunting,” tutur Nana.
Terakhir, Nana menugaskan penjabat bupati yang baru untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada yang akan berlangsung pada akhir tahun 2024.
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *