Eco Enzyme Solusi Lahan Kritis
Perkumpulan Komunitas Eco Enzyme Nusantara

Eco Enzyme: Solusi Inovatif untuk Memperbaiki Lahan Kritis

BREBES (Pojokjateng.com) – Pengolahan sampah organik menjadi eco enzyme diharapkan dapat menjadi solusi kondisi lahan yang kritis akibat penggunaan pupuk kimia yang berlebihan. Solusi ini disampaikan oleh Ketua Relawan Eco Enzyme Nusantara (EEN) Wilayah Jawa Tengah dalam sebuah acara di Kabupaten Brebes. Menurutnya, eco enzyme memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas tanah, khususnya di lahan yang mengalami masalah serius.

“Bagaimana tanah kritis ini bisa ditangani dengan eco enzyme, karena salah satu bonus mengolah sampah organik menjadi eco enzyme dapat memperbaiki kualitas tanah,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Eco Enzyme adalah campuran cair yang dihasilkan dari fermentasi sampah organik dengan menggunakan bahan-bahan seperti gula merah/molase, sampah organik (seperti kulit buah/sayur yang tidak keras, tidak berlemak, tidak bergetah, dan tidak busuk), dan air dalam proporsi tertentu. Proses fermentasi ini menghasilkan campuran yang kaya akan enzim dan mikroorganisme yang bermanfaat. Selain itu juga fungsi Eco Enzyme adalah untuk mengurangi pencemaran lingkungan, meningkatkan kualitas tanah, mengurangi pembuangan sampah, mendukung pertanian berkelanjutan, pengendalian hama dan penyakit, mengurangi jejak karbon.

Baca Juga: Pembentukan Eco Enzyme Nusantara di Wilayah Brebes: Langkah Terbaru untuk Konservasi Lingkungan

Upaya perbaikan lahan kritis ini dianggap memerlukan kolaborasi yang erat antara berbagai dinas dan lembaga terkait dalam lingkup pemerintah. Dia sangat berharap bahwa komunitas Eco Enzyme Nusantara (EEN) dapat menjalin kerja sama yang kuat dengan pemerintah dalam upaya menyosialisasikan proses pembuatan eco enzyme kepada masyarakat luas. Hal ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang keberlanjutan lingkungan dan manfaat penggunaan eco enzyme untuk mengatasi masalah lahan kritis.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Brebes juga mengungkapkan harapannya bahwa komunitas EEN dapat berperan dalam edukasi masyarakat tentang pentingnya kesadaran lingkungan. Dia menjelaskan bahwa eco enzyme adalah salah satu cara untuk mengolah sampah organik dengan menggunakan rumus tertentu.

Baca Juga: Inilah Daftar Kepengurusan PWI Pusat Periode 2023-2028

Dengan menerapkan metode ini, proses pembuatan eco enzyme diharapkan dapat berperan penting dalam mengurangi beban yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah dan solusi terhadap lahan kritis. Dengan demikian, eco enzyme memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. Selain itu, langkah-langkah ini juga dapat membantu mengurangi dampak negatif dari penggunaan pupuk kimia berlebihan, yang dapat merusak kualitas tanah dan ekosistem secara keseluruhan. Dengan demikian, eco enzyme dapat menjadi salah satu solusi ramah lingkungan dalam mengatasi masalah lingkungan yang kompleks.

“Dengan membuat eco enzyme kita telah mengolah sampah organik dan berpartisipasi mengurangi beban TPA,” ujarnya.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *