Vice President Supply Chain Management Blibli, Sindu Sirat, bersama Head of Business Process Transformation Blibli, Azizah Purwitasari, dan AVP Data Science Blibli, Welly Dwi Putra, melakukan peninjauan terhadap implementasi Teknologi AI untuk rekomendasi kemasan di Gudang Blibli Medan Satria, Bekasi, pada Jumat (17/11).
Vice President Supply Chain Management Blibli, Sindu Sirat, bersama Head of Business Process Transformation Blibli, Azizah Purwitasari, dan AVP Data Science Blibli, Welly Dwi Putra, melakukan peninjauan terhadap implementasi Teknologi AI untuk rekomendasi kemasan di Gudang Blibli Medan Satria, Bekasi, pada Jumat (17/11).

Blibli Gandeng Teknologi AI untuk Tingkatkan Kinerja & Efisiensi Operasional Logistik di Seluruh Indonesia

JAKARTA (Pojokjateng.com) – PT Global Digital Niaga Tbk (‘Blibli’ atau ‘Perseroan’; kode saham BEI: ‘BELI’) menjadi pelaku omnichannel commerce pertama yang mengadopsi Teknologi Artificial Intelligence (AI) guna mengoptimalkan kegiatan operasional logistik. Dengan komitmen untuk mengintegrasikan keberlanjutan dalam semua aspek bisnisnya, pemanfaatan Teknologi AI di bidang operasional logistik membantu dalam meramalkan kebutuhan stok, memberikan rekomendasi kebutuhan yang personal, dan menghadirkan transformasi pengelolaan logistik yang lebih signifikan. Hal ini mencakup identifikasi serta penyelesaian masalah secara real-time untuk meningkatkan manajemen logistik yang lebih cepat dan efisien, Jumat (17/11).

Langkah Blibli dalam mengadopsi AI dalam logistik sejalan dengan aspirasi pemerintah yang mendorong pemanfaatan teknologi AI di berbagai sektor. Pada tahun 2021, sekitar 26,7 juta pekerja di Indonesia atau sekitar 21,1% dari total tenaga kerja telah dibantu oleh AI, dengan sektor perdagangan mencatat kinerja paling optimal. Langkah ini menunjukkan komitmen Blibli untuk tetap menjadi ekosistem perdagangan omnichannel yang relevan dengan kebutuhan pelanggan dan konsisten dalam menjamin kepuasan pelanggan melalui operational excellence.

Baca juga: Hello Store Resmi Menjadi Pusat Layanan Perbaikan Apple di Sembilan Lokasi Indonesia

Head of Business Process Transformation Blibli, Azizah Purwitasari menyatakan bahwa implementasi Teknologi AI dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memberikan pengalaman pelanggan yang unggul, dan menjadi pionir dalam inovasi di industri e-commerce. Penerapan AI juga merupakan bagian dari komitmen Blibli terhadap prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG). Integrasi AI melibatkan tidak hanya pengembangan teknologi, tetapi juga strategi bisnis menyeluruh untuk mencapai keunggulan kompetitif dan pertumbuhan berkelanjutan.

“Implementasi dari teknologi AI kami gunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, memberikan pengalaman pelanggan yang unggul, dan menjadi yang terdepan dalam inovasi di industri e-commerce. Selain itu, Blibli juga mengintegrasikan AI sebagai bagian dari komitmen terhadap prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG). Integrasi AI juga tidak hanya melibatkan pengembangan teknologi, tetapi juga dalam strategi bisnis yang menyeluruh untuk mencapai keunggulan kompetitif dan pertumbuhan berkelanjutan.”

Berkomitmen mengintegrasikan keberlanjutan dalam semua aspek bisnis, Blibli mengadopsi teknologi AI untuk optimalisasi operasional logistik dan memastikan operational excellence di setiap lini.
Berkomitmen mengintegrasikan keberlanjutan dalam semua aspek bisnis, Blibli mengadopsi teknologi AI untuk optimalisasi operasional logistik dan memastikan operational excellence di setiap lini.

Dengan berkomitmen untuk mengintegrasikan keberlanjutan dalam semua aspek bisnisnya, Blibli mengadopsi Teknologi AI untuk mengoptimalkan operasional logistik dan memastikan operational excellence di seluruh lini.

Pemanfaatan AI juga mencerminkan adaptabilitas Blibli dalam menghadapi kompleksitas bisnis dan menjawab tantangan untuk menjaga kepuasan pelanggan, seiring dengan semangat terbarunya, Simplify to Amplify.

Baca juga: Pemprov Jateng Ingin Peningkatan Ekonomi Daerah Butuh Sinergi Dengan Sektor Swasta

Ada lima solusi berbasis AI di jaringan gudang Blibli, termasuk penghematan waktu untuk efisiensi operasional yang lebih baik, pengurangan biaya kemasan dengan pemilihan material yang lebih tepat, bantuan dalam mengurangi kesalahan dalam proses packing produk, pengurangan risiko air gap packaging, dan peningkatan dukungan terhadap nilai-nilai ESG melalui prosedur yang lebih ramah lingkungan.

Saat ini, implementasi AI pada pengemasan telah mencapai tingkat adopsi hingga 86%, menandakan bahwa rekomendasi AI semakin baik dan tepat untuk dijadikan acuan oleh tim packer selama proses pengemasan barang. Inovasi ini juga berhasil menurunkan biaya pengemasan sebesar 11% selama empat bulan beroperasi.

Lebih lanjut, pemanfaatan AI memperkuat komitmen Blibli dalam membangun sistem pergudangan dan distribusi yang lebih efektif dan memadai, didukung oleh 16 gudang terpadu yang tersebar di beberapa kota di Indonesia. Jaringan logistik Blibli menerapkan siklus transformasi melalui kolaborasi dengan berbagai tim, mulai dari tim Business Process Transformation, Warehouse, Data Science, Data Analytics, hingga tim Technology Warehouse Management System.

Azizah menyatakan bahwa proses pembangunan model AI bukan hanya kegiatan pengembangan, melainkan suatu perjalanan pembelajaran berkelanjutan. Saat ini, manfaat AI dalam sistem logistik sudah semakin terukur berkat peningkatan adoption rate dan pengurangan packaging cost yang signifikan. Evaluasi dan analisis terus dilakukan untuk mengoptimalkan implementasi, memastikan efisiensi, dan meningkatkan manfaat secara keseluruhan.

“Proses pembangunan model AI tidak hanya sekadar kegiatan pengembangan, melainkan suatu perjalanan pembelajaran berkelanjutan. Saat ini, manfaat AI dalam sistem logistik sudah semakin terukur berkat peningkatan adoption rate dan pengurangan packaging cost yang signifikan. Tentunya evaluasi dan analisis masih akan terus dilakukan untuk mengoptimalkan implementasi, memastikan efisiensi, dan meningkatkan manfaat secara keseluruhan,” pungkas Azizah.

Blibli berkomitmen untuk terus meningkatkan bisnis berkelanjutan lewat inovasi keberlanjutan, mendukung operational excellence, dan memenuhi kepuasan pelanggan. Ke depannya, Blibli menargetkan transformasi menyeluruh dari people, process, dan sistem untuk memastikan implementasi Teknologi AI ini berjalan maksimal, memperkuat ekosistem, dan meningkatkan kapabilitas last-mile delivery.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *