Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Di postingan ini kami akan ulas terkait dengan Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!. Popularitas menshare foto liburan di media sosial mengakibatkan bermacam ragam lokasi di pelosok Indonesia banyak disambangi sebagai destinasi tur. Enggak terkecuali lokasi-lokasi historis dan situs cagar budaya lebih-lebih yang berwujud bangunan yang juga makin tren di kalangan pengunjung khususnya anak muda. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan misalnya mendata dalam dua tahun terakhir meningkat. Terdapat penambahan signifikan angka kunjung ke museum dan situs cagar budaya.

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Masalahnya, tak seluruh pelancong yang bertandang ke situs-situs cagar budaya peduli dengan kelestarian tempat yang dikunjunginya tersebut. Misalnya, meskipun sudah ada peraturan gak boleh mencoret coret, atau enggak boleh naik ke beberapa area tertentu tetap aja ada pengunjung iseng yang melaksanakannya. Sebab itu, hasrat yang tinggi terhadap bangunan-bangunan cagar budaya sepatutnya diimbangi dengan pemahaman buat ikut serta melestarikannya.

Sebelum ke kupasan taktik melestarikan benda cagar budaya, alangkah baiknya kita mengerti terlebih dulu pengertiannya. Cagar budaya adalah lokasi yang kelestarian hidup masyarakatnya serta peri kehidupannya dilindungi oleh undang-undang dari bahaya kepunahan.

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Sedangkan berdasarkan Undang-Undang, cagar budaya merupakan peninggalan budaya berupa materiil di darat dan/atau di air yang semestinya dilestarikan eksistensinya karena punya nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, religion, dan atau peradaban lewat cara pemutusan. Warisan budaya tersebut bisa berupa:

  1. Benda cagar budaya (benda alam atau buatan manusia, baik moving atau enggak yang berupa kesatuan, kelompok, bagian-bagiannya atau sisa-sisanya serta punya ikatan erat dengan kebudayaan dan sejarah pertumbuhan manusia),
  2. Bangunan cagar budaya (formasi binaan yang terbuat dari benda alam atau buatan manusia guna mencukupi kebutuhan ruang berdinding atau ga berdinding dan beratap),
  3. Struktur cagar budaya (tatanan binaan yang dibuat dari benda alam atau bikinan manusia untuk mencukupi kebutuhan ruang aktivitas yang membaur dengan alam, sarana dan prasarana buat mengakomodasi keperluan manusia),
  4. Situs cagar budaya (area yang berada di darat atau di air dan memuat bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya dan benda cagar budaya sebagai reaksi aktivitas manusia atau bukti kejadian pada masa lalu), dan
  5. Kawasan cagar budaya (kesatuan ruang geografis yang memiliki 2 situs cagar budaya atau lebih yang kedudukannya berdekatan dan menonjolkan karakter tata ruang yang khas).

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Terdapat beberapa struktur cagar budaya di provinsi Jawa Tengah yaitu di antaranya :

  • Museum Kapal Samudraraksa di Magelang,
  • Candi Sewu di Klaten,
  • Situs Manusia Purba Sangiran,
  • Candi Sukuh di Karanganyar,
  • Candi Arjuna Dieng di Wonosobo,
  • Candi Mangkunegaran di Surakarta (Solo),
  • Mesjid dan Menara Kudus,
  • Candi Liyangan Purbosari di Temanggung,
  • Masjid Agung Demak,
  • Mesjid Saka Tunggal di Banyumas,
  • Candi Gedong Songo di Semarang,
  • Situs Gajah Indra (Batu Gajah) di Batang,
  • dan banyak lagi

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Oleh sebab demikian besarnya nilai-nilai dari cagar budaya Indonesia lebih-lebih di provinsi Jawa Tengah, karenanya kalian semua sepatutnya memeliharanya. Berikut ini yaitu beberapa cara yang bisa dijalankan buat ikut serta melestarikan bangunan cagar budaya yang ada yaitu :

1. Sambangi kawasan cagar budaya di sekitarmu

Mengunjungi bangunan cagar budaya yakni satu tindakan yang paling gampang untuk turut melestarikannya. Dalam kunjungan itu teman-teman semua bisa memotret dengan camera atau telepon seluler yang dibawa dan menshare gambar tersebut ke media sosial. Hal ini tentu akan menaikkan popularitas struktur cagar budaya tersebut. Pasalnya, cagar budaya selain merupakan kawasan yang kaya nilai-nilai histori, juga merupakan tempat eksentrik yang menunjukkan berbagai estetika.

2. Jangan merusak apapun

Kawasan cagar budaya enggak bisa diperbaharui sehingga perlu dirawat kelestariannya. Salah satu merawat kelestariannya yaitu dengan ga melaksanakan vandalisme. Vandalisme dalam hal ini dapat berupa mencoret-coret, merusak, atau mengambil komponen-komponen tertentu dari bangunan cagar budaya itu. Dalam tiap kawasan cagar budaya sesungguhnya senantiasa terdapat ketentuan terpasang mengenai hal-hal yang boleh dan engga boleh dilakukan.

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Kalau mau situs cagar budaya yang kamu kunjungi itu tetap lestari, tak ada pilihan lain selain mengikuti peraturan tersebut. Selain itu, jika kau mendapati turis lain melaksanakan hal-hal yang melanggar peraturan-peraturan itu jangan ragu untuk memperingatkan atau melaporkan pada petugas yang bertanggung jawab mengelola tempat itu.

3. Bagikan ceritamu di sosial media

Sepertinya sekarang ini hampir seluruh orang mempunyai medos. Kekuatan sosial media dalam menebarkan info udah diakui kesaktiannya. Maka dari itu, seharusnya enggak hanya foto yang kalian share di jejaring sosial, namun juga cerita. Lewat cerita yang dibagikan itu, kau bisa menarik sahabat sesama generasi muda buat juga berkunjung ke struktur cagar budaya yang telah disambangi.

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Selain itu, dengan share cerita kalian pun turut mengedukasi publik mengenai sejarah di balik benda cagar budaya yang didatangi. Pasalnya meski tahu situsnya, engga banyak orang yang memperhatikan sejarah di balik situs cagar budaya tersebut.

4. Turut jadi relawan, why not?

Dalam beberapa tahun terakhir banyak bermunculan bermacam komunitas yang konsentrasi pada aktivitas perlindungan benda cagar budaya. Komunitas itu kerapkali membuat beraneka ragam kesibukan buat mengenalkan situs cagar budaya kepada publik. Aktivitas-aktivitas yang sejatinya bernilai pendidikan itu ga jarang didisain dengan kemasan yang mengenakkan sehingga menarik buat diikuti masyarakat, lebih-lebih anak muda.

Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!

Tidak ada salahnya apabila kamu kepingin mengikuti salah satu aktivitas yang dilaksanakan oleh komunitas-komunitas konservasi struktur cagar budaya. Selain memberikan pengalaman mengasyikan, aktivitas itu pun bakal meluaskan pemahaman kalian tentang kawasan cagar budaya secara lebih komprehensif. Sesudah turut, jangan lupa ajak teman-teman kalian untuk ikut serta juga. Semakin banyak yang ikut serta melestarikan situs cagar budaya, kian bagus bukan?

Sekian info berkaitan dengan Tahu 4 Trik Mengurus Kelestarian Kawasan Cagar Budaya? Kenapa Tidak!, kami harap artikel ini bermanfaat buat Anda. Tolong postingan ini dibagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *