Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Kali ini kami akan jelaskan tentang Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya. Tren menshare foto kunjungan di sosial media membikin beraneka tempat di penjuru Indonesia banyak disambangi sebagai obyek wisata. Engga terkecuali tempat-tempat bersejarah dan situs cagar budaya khususnya yang berbentuk bangunan yang juga kian populer di kalangan turis khususnya anak muda. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan umpamanya mendokumentasikan dalam dua tahun terakhir meningkat. Terdapat penaikan signifikan angka kunjung ke museum dan situs cagar budaya.

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Problemnya, tidak seluruh turis yang berkunjung ke situs-situs cagar budaya peduli dengan kelestarian kawasan yang disambanginya itu. Contohnya, walau sudah terdapat petunjuk gak boleh mencoret-coret, atau gak boleh naik ke beberapa bagian tertentu tetap aja ada pelancong jahil yang menjalankannya. Maka dari itu, ketertarikan yang tinggi pada kawasan-kawasan cagar budaya patut diimbangi dengan pemahaman untuk ikut serta melestarikannya.

Sebelum ke ulasan cara melestarikan kawasan cagar budaya, alangkah baiknya kawan-kawan semua mengetahui lebih dulu definisinya. Cagar budaya merupakan kawasan yang kelestarian hidup penduduknya serta peri kehidupannya dilindungi oleh undang-undang dari bahaya kepunahan.

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Sedang berdasarkan Undang-Undang, cagar budaya ialah peninggalan budaya bersifat materiil di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena mempunyai nilai penting untuk sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan atau kebudayaan melewati teknik pengesahan. Warisan budaya ini dapat berupa:

  1. Benda cagar budaya (benda alami atau buatan manusia, baik moving atau engga yang berupa kesatuan, kelompok, bagian-bagiannya atau sisa-sisanya serta punya hubungan erat dengan kebudayaan dan sejarah perkembangan manusia),
  2. Bangunan cagar budaya (susunan binaan yang dibuat dari benda alam atau bikinan manusia buat memenuhi kebutuhan ruang berdinding atau gak berdinding dan beratap),
  3. Struktur cagar budaya (susunan binaan yang terbuat dari benda alam atau buatan manusia guna mencukupi keperluan ruang kegiatan yang membaur dengan alam, sarana dan prasarana buat mewadahi kebutuhan manusia),
  4. Situs cagar budaya (tempat yang ada di darat atau di air dan mengandung benda cagar budaya, bangunan cagar budaya dan struktur cagar budaya sebagai efek kegiatan manusia atau bukti kejadian pada masa lampau), dan
  5. Kawasan cagar budaya (satuan ruang geografis yang mempunyai 2 situs cagar budaya atau lebih yang posisinya bersebelahan dan menonjolkan karakter tata ruang yang khas).

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Ada beberapa cagar budaya di provinsi Jawa Tengah yakni antara lain :

  • Museum Kapal Samudraraksa di Magelang,
  • Candi Sajiwan di Klaten,
  • Situs Manusia Purba Sangiran,
  • Candi Sukuh di Karanganyar,
  • Candi Arjuna Dieng di Wonosobo,
  • Candi Mangkunegaran di Surakarta (Solo),
  • Masjid dan Menara Kudus,
  • Candi Pringapus di Temanggung,
  • Masjid Agung Demak,
  • Masjid Soko Tunggal di Banyumas,
  • Lawang Sewu di Semarang,
  • Situs Gajah Indra (Batu Gajah) di Batang,
  • dan lain-lain

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Oleh sebab begitu besarnya nilai-nilai dari kawasan cagar budaya Indonesia terutamanya di provinsi Jawa Tengah, karenanya kawan-kawan semua semestinya mengontrolnya. Berikut adalah 4 usaha yang bisa dilakukan untuk ikut serta melestarikan kawasan cagar budaya yang ada yaitu :

1. Kunjungi cagar budaya di sekitarmu

Menyambangi struktur cagar budaya merupakan 1 langkah yang paling gampang untuk ikut melestarikannya. Dalam kunjungan tersebut kamu dapat memfoto dengan kamera atau ponsel pintar yang dibawa dan membagikan foto itu ke media sosial. Hal ini tentu akan meningkatkan popularitas bangunan cagar budaya itu. Pasalnya, cagar budaya selain merupakan kawasan yang kaya nilai-nilai histori, juga sebagai tempat luar biasa yang menunjukkan bermacam-macam estetika.

2. Jangan merusak apapun

Benda cagar budaya ga bisa diperbaharui sehingga semestinya dirawat kelestariannya. Salah satu menjaga kelestariannya ialah dengan tidak menunaikan vandalisme. Vandalisme dalam hal ini bisa berwujud mencoret-coret, merusak, atau mengambil bagian-bagian tertentu dari struktur cagar budaya tersebut. Dalam setiap situs cagar budaya sesungguhnya senantiasa ada aturan terpampang terkait dengan hal-hal yang boleh dan tak boleh dilakukan.

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Apabila kepingin cagar budaya yang Anda kunjungi itu tetap lestari, ga ada opsi lain selain mengindahkan tata tertib itu. Selain itu, bila kita mendapati traveler lain melakukan hal-hal yang melanggar tata tertib tersebut jangan ragu buat memperingatkan atau melaporkan kepada petugas yang bertanggung jawab mengurusi kawasan itu.

3. Share cerita kamu di medos

Sepertinya sekarang ini hampir seluruh orang memiliki jejaring sosial. Kekuatan sosial media dalam menebarkan informasi sudah diakui keefektifannya. Maka dari itu, selaiknya ga hanya foto yang Anda share di jejaring sosial, namun juga cerita. Melewati cerita yang dibagikan itu, kita bisa menarik kawan-kawan sesama generasi muda untuk juga bertandang ke cagar budaya yang telah disambangi.

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Selain itu, dengan share cerita kita juga ikut serta mengedukasi masyarakat terkait dengan historis di balik kawasan cagar budaya yang disambangi. Pasalnya meskipun tahu situsnya, tidak banyak orang yang memperhatikan sejarah di balik benda cagar budaya tersebut.

4. Turut jadi relawan, mengapa engga?

Dalam beberapa tahun terakhir banyak bermunculan bermacam ragam kelompok sosial yang fokus kepada aktivitas pelestarian bangunan cagar budaya. Komunitas-komunitas tersebut kerap menggelar beraneka kegiatan untuk mengenalkan kawasan cagar budaya kepada publik. Aktivitas yang sejatinya bernilai edukasi itu tidak jarang didisain dengan kemasan yang meriangkan sehingga memikat untuk diikuti publik, secara khusus generasi muda.

Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya

Ga ada salahnya apabila kalian kepingin mengikuti salah satu kesibukan yang dilakukan oleh komunitas-komunitas konservasi benda cagar budaya. Selain memberikan pengalaman luar biasa, kesibukan tersebut pun akan meluaskan wawasan Anda terkait dengan kawasan cagar budaya secara lebih menyeluruh. Setelah ikut, jangan lupa ajak kawan-kawan sesama anak muda buat ikut juga. Makin banyak yang ikut serta melestarikan situs cagar tradisi, makin bagus bukan?

Sekian info mengenai Pakai 4 Cara Berikut Untuk Mengontrol Kelestarian Bangunan Cagar Budaya, semoga post kali ini membantu Anda. Tolong post ini diviralkan agar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *