Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Topik kita kali ini yakni Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!. Tren membagikan foto vakansi di jejaring sosial menyebabkan beraneka macam kawasan di pelosok Indonesia banyak didatangi sebagai obyek darmawisata. Ga terkecuali tempat-tempat historis dan situs cagar budaya secara khusus yang berwujud bangunan yang juga makin tren di kalangan wisatawan secara khusus anak muda. Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan umpamanya mencatat dalam dua tahun terakhir meningkat. Ada penaikan signifikan angka pengunjung ke museum dan situs cagar budaya.

Memahami  Trik Simpel  Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Masalahnya, tidak seluruh turis yang bertandang ke situs-situs cagar budaya care dengan kelestarian daerah yang disambanginya tersebut. Umpamanya, kendati telah ada petunjuk tidak boleh mencoret-coret, atau ga boleh naik ke beberapa area tertentu tetap aja ada wisatawan usil yang menjalankannya. Karena itu, atensi yang tinggi kepada bangunan-bangunan cagar budaya kudu dibarengi dengan pemahaman untuk ikut serta melestarikannya.

Sebelum ke ulasan taktik melestarikan benda cagar budaya, alangkah baiknya teman-teman semua mengenal lebih dulu definisinya. Cagar budaya ialah lokasi yang kelestarian hidup masyarakatnya serta peri kehidupannya dilindungi oleh undang-undang dari bahaya kepunahan.

Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Sedangkan berdasarkan Undang-Undang, cagar budaya yaitu warisan budaya bersifat kebendaan di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena mempunyai nilai penting untuk sejarah, ilmu pengetahuan, pengajaran, religion, dan atau peradaban lewat sistem pengangkatan. Peninggalan budaya tersebut bisa berupa:

  1. Benda cagar budaya (benda alami atau buatan manusia, baik moving atau tak yang berwujud kesatuan, kelompok, bagian-bagiannya atau sisa-sisanya serta punya kekerabatan erat dengan kebudayaan dan sejarah kemajuan manusia),
  2. Bangunan cagar budaya (formasi binaan yang terbuat dari benda alam atau buatan manusia untuk mencukupi keperluan ruang berdinding atau tidak berdinding dan beratap),
  3. Struktur cagar budaya (tatanan binaan yang terbuat dari benda alam atau bikinan manusia guna mencukupi kebutuhan ruang kesibukan yang membaur dengan alam, sarana dan prasarana buat mewadahi kebutuhan manusia),
  4. Situs cagar budaya (area yang berada di darat atau di air dan mengandung bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya dan benda cagar budaya sebagai dampak kesibukan manusia atau bukti kejadian pada masa lalu), dan
  5. Kawasan cagar budaya (satuan ruang geografis yang mempunyai dua situs cagar budaya atau lebih yang posisinya berdampingan dan menerangkan ciri tata ruang yang khas).

Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Ada beberapa bangunan cagar budaya di provinsi Jawa Tengah yakni antara lain :

  • Komplek Candi Borobudur di Magelang,
  • Candi Sajiwan di Klaten,
  • Situs Manusia Purba Sangiran,
  • Candi Sukuh di Karanganyar,
  • Candi Arjuna Dieng di Wonosobo,
  • Candi Mangkunegaran di Surakarta (Solo),
  • Masjid dan Menara Kudus,
  • Candi Pringapus di Temanggung,
  • Mesjid Agung Demak,
  • Masjid Soko Tunggal di Banyumas,
  • Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang,
  • Situs Gajah Indra (Batu Gajah) di Batang,
  • dan banyak lagi yang lain

Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Oleh sebab demikian besarnya nilai-nilai dari kawasan cagar budaya Indonesia terutamanya di provinsi Jawa Tengah, maka kalian semua patut mengontrolnya. Berikut ini ialah empat trik yang bisa dijalankan untuk ikut melestarikan situs cagar budaya yang ada yakni :

1. Datangi benda cagar budaya di sekitarmu

Mengunjungi situs cagar budaya yaitu 1 tindakan yang paling gampang untuk turut melestarikannya. Dalam kunjungan tersebut kita dapat mengabadikan dengan camera atau telepon seluler yang dibawa dan share gambar tersebut ke medos. Hal tersebut tentu bakal menambah popularitas situs cagar budaya tersebut. Pasalnya, struktur cagar budaya selain sebagai daerah yang kaya nilai-nilai histori, juga sebagai lokasi eksentrik yang merekomendasikan berbagai keelokan.

2. Jangan merusak apapun

Bangunan cagar budaya tak bisa diperbaharui sehingga hendaknya dijaga kelestariannya. Salah satu merawat kelestariannya yakni dengan enggak mengadakan vandalisme. Vandalisme dalam hal ini dapat berwujud mencorat coret, merusak, atau mengambil bagian-bagian tertentu dari kawasan cagar budaya tersebut. Dalam tiap-tiap situs cagar budaya hakekatnya selalu ada petunjuk terpasang berkaitan dengan hal-hal yang boleh dan gak boleh dilakukan.

Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Jika ingin situs cagar budaya yang kau kunjungi tersebut tetap lestari, ga ada alternatif lain selain menjalankan peraturan tersebut. Selain itu, sekiranya kamu menyaksikan turis lain menjalankan hal-hal yang melanggar peraturan itu jangan ragu untuk mengingatkan atau mengatakan pada petugas yang bertanggung jawab mengurusi daerah tersebut.

3. Bagikan ceritamu di jejaring sosial

Sepertinya sekarang ini hampir seluruh orang memiliki sosial media. Kekuatan medos dalam menyebarkan kabar sudah diakui kesaktiannya. Maka dari itu, seharusnya gak hanya gambar yang kawan-kawan semua share di jejaring sosial, namun juga cerita. Lewat cerita yang dishare tersebut, kau dapat menarik sahabat sesama anak muda buat juga berkunjung ke struktur cagar budaya yang udah didatangi.

Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Di samping itu, dengan share cerita kamu pun turut mengedukasi masyarakat berkaitan dengan historis di balik struktur cagar budaya yang didatangi. Pasalnya sungguhpun tahu situsnya, gak banyak orang yang mencermati historis di balik bangunan cagar budaya tersebut.

4. Ikut jadi relawan, why not?

Dalam beberapa tahun terakhir banyak bermunculan beraneka ragam kelompok sosial yang fokus pada kegiatan konservasi bangunan cagar budaya. Komunitas tersebut tak jarang melangsungkan berbagai ragam kesibukan untuk mengenalkan bangunan cagar budaya kepada masyarakat. Kegiatan-kegiatan yang sejatinya bernilai pendidikan itu enggak jarang diatur dengan kemasan yang menggembirakan sehingga menggoda buat diikuti masyarakat, terutama anak muda.

Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!

Engga ada salahnya bila kau ingin berpartisipasi di salah satu kegiatan yang disiapkan oleh komunitas-komunitas konservasi kawasan cagar budaya. Di samping memberikan pengalaman luar biasa, kegiatan itu juga bakal meluaskan cakrawala kau seputar bangunan cagar budaya secara lebih komprehensif. Setelah ikut, jangan lupa ajak teman kamu buat turut pula. Makin banyak yang turut melestarikan situs cagar tradisi, semakin baik bukan?

Sekian info terkait dengan Memahami Trik Simpel Ikut Lestarikan Kawasan Cagar Budaya? Why Not!, semoga postingan ini mencerahkan kalian. Kami berharap postingan ini diviralkan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *